
Beberapa hari ini kita disuguhkan banyak sekali berita di media massa perihal hubungan Roberto Mancini dengan anak didiknya di Manchester City, Mario Balotelli. Ya, Dalam berbagai versi para awak media menuliskan bagaimana sesungguhnya pelatih Manchester City ini masih sangat percaya akan kemampuan Mario yang diatas lapangan memang terbilang cukup baik ini, sekadar catatan dalam musim ini saja Mario berhasil melesakan 27 gol dai total 59 kali penampilan nya bersama Manchester City dalam berbagai kompetisi. Namun kelakuan Mario yang “nyeleneh” diluar dan didalam lapangan terbukti cukup membuat Mancini pusing 7 keliling.
Mancini berhasil memboyong Mario dari Inter Milan ke Manchester City pada tahun 2010 dengan nilai kontrak sekitar 24 Juta Poundsterling, kala itu Mancini memang sangat terpikat dengan bakat yang dimiliki pemain keturunan Ghana yang juga sempat menjadi anak didik nya di Inter Milan tersebut
Namun nampaknya harapan dan kepercayaan besar yg diberikan Mancini secara perlahan mulai menjadi beban tersendiri baginya dan juga bagi Manchester City. Balotelli tercatat beberapa kali melakukan perbuatan yang “bodoh” baik didalam maupun diluar lapangan.
Kartu merah pertama nya didapat pada November 2010 saat Manchester City menang melawan West Brom, ia mencetak satu gol pada laga tersebut namun kemudian di usir wasit karena kedapatan mengasari Youssuf Mulumbu. Di tahun yang sama, Mario juga menjadi headline media ketika mengatakan bahwa Jack Wilshere tidak pantas menjadi nominasi Golden Boy Awards 2010, sebuah ajang nominasi pemain U-21 terbaik di level Eropa, kala itu Mario mengatakan “I don’t know who Jack Wilshere is to be honest. But the next time I play against Arsenal I will keep a close eye on him,” , sebuah arogansi yang berbuntut kecaman kepadanya kala itu
Lepas kasus tersebut, kemudian kita masih disuguhkan dengan berita-berita seperti, insiden melempar anak panah, pesta kembang api, tendangan back heel nya yang dianggap meremehkan LA Galaxy pada laga pra musim dan juga rentetan berita tentang perselisihan nya dengan beberapa personel Manchester City seperti Micah Richards dan juga Yaya Toure.
Fans Manchester United pun tentu tidak bisa melupakan kalimat “Why Always Me” yang diperlihatkan Mario di kaus nya saat ia mencetak gol ke gawang MU beberapa waktu lalu. Mario pun sempat terlibat perselisihan di akhir pertandingan dengan Rio Ferdinand karena dianggap melecehkan fans MU dengan cara melakukan selebrasi kemenangan City dihadapan Fans MU pada pertandingan piala FA 2010-2011.
Tercatat masih ada beberapa ulah Mario yang bisa dibilang tidak wajar, insiden menginjak kepala Scott Parker adalah yang mungkin paling akan diingat fans Tottenham Hotspurs. Simak juga bagaimana ia kembali bersiteru dengan pemain City lain nya , Kolarov, ketika akan mengambil bola mati pada laga melawan Sunderland, ironisnya kai ini perselisihan terjadi didalam lapangan saat pertandingan dan sampai harus dilerai oleh rekan se tim nya.
Terakhir, publik dibuat geram oleh tackle “sadis” Mario ke Song pada pertandingan melawan Arsenal, lolos dari kartu merah, Balotelli mendapat kartu kuning ke-2 nya setelah kembali mengasari Bacary Sagna, padahal saat itu City tengah berusaha mengejar ketertinggalan 1 gol dari Arsenal.
Mancini seperti sudah kehabisan kata-kata menghadapi anak didik nya yang satu ini, simak saja bagaimana dia tidak ber-reaksi pada saat Mario mencetak Gol ke gawang Sunderland, wajah datar diperlihatkan Mancini, sebuah reaksi yang tidak wajar diperlihatkan pelatih ekspresif ini.
Kini setelah rentetan kontroversi tersebut, Mancio dikabarkan jengah dengan kelakuan Mario yang keberadaan nya disebut-sebut bisa menjadi halangan bagi kemajuan City, lalu timbul pertanyaan di banyak kepala para penikmat sepakbola, Liga Inggris dan juga fans Manchester City, akankah Mancio melepas Mario? atau masih akan memberikan nya kesempatan? Jika dilihat dari statement emosional Mancini yang menyebut dirinya tidak akan memainkan Mario di sisa laga terakhir Premiere League, bisa saja mungkin keharmonisan keduanya akan berakhir. “Lo, Gw, END !!”
-penulis adalah pecinta sepakbola, seliweran di twitter dengan akun @fernandi_a
Saya suka deh gaya penulis memaparkan isi di blog ini. istilahnya “tidak ecek-ecek” seperti bloger kebanyakan yg mengabaikan kaidah EYD tapi, isinya tetap fun kok. Hmm..nanggapin tulisan. Kalo saya jd Mancini juga bakal sedikit kesel sih kl punya pemain kaya Mario yg banyak tingkah. well, biarpun mainnya jago. Tapi, kan pemain yg jago bukan you doang. Yah, sepakatlah lo, gue, end. karena pemain bola kan bukan hanya di tuntut skill yg oke tp, juga harus beretika.
Mungkin Ada Sesuatu Dibalik Sikap Mario selama ini !!!
mestinya Mancio ngontrak Boaz sebagai gantinya si Balloteli , tapi jangan-jangan pas mau tanding ybs pulang mendadak ke papua….wkwkwkwkwkk
EYD Gmana judulnya ajja Udahh gak EYD gitu< Dasar Bocahh
Gw setuju ama LUCERAHMA, bahwa ini memang salah satu blog bola yg “niat” dan penulisnya memang memperhatikan EYD serta menyajikan kutipan dan fakta-fakta penting untuk mensupport ceritanya.
Untuk ANJING. Si penulis pake judul “lo gw END” semata-mata karena itu kalimat yg lagi trending. Kalimat itu memang bukan EYD, tapi digunakan penulis sekedar untuk memikat pembaca.
So, keep up the good work! Tetap jalan terus bloggingnya.
come to Milan Mario..Panti rehab buat bikin pemaen bermasalah menemukan kembali puncak performanya..Ada om Ibra dan om Cassano yg akan membimbingmu
to ANJING: judul di atas kan sebuah kutipan dialog, jadi penyesuaiannya bukan pada EYD, tapi tren yang ada sekarang, jadi gak ada yang salah tuh…
komentar buat topiknya : baloteli emang pantas dijual lagi, buat apa melihara pemain yang gak punya adab, beckham yang ber-etika aja dilempar sepatu sama frgie, knapa balo gak dilempar granat?
ANJING kan memang ANJING. BAJ##$$###N
mario yang menjengkelkan…
main di indonesia aja kalee !
pasti laris manis jd jago pukul di lapangan !
mancini gak sanggup meng’handle balotelli.. that’s fact..!!
artikel yang bagus untuk dibaca.. bener kebanyakan para comment, eyd nya gak ngasal.. hehe
tapi sedikit koreksi, penulisan kata2 masih ada beberapa yang salah…
“……ia mencetak satu gol pada laga tersebut namun kemudian di usir wasit karena kedapatan mengasari Youssuf Mulumbu.”
cuma saran kok biar makin bagus lagi, siapa tau bisa jadi dosen #nah loh
keep blogging
Hay Hay All, terimakasih sudah berkunjung : ))
Jika Kedudukan Pemain sudah lebih tinggi dari manager maka jadinya seperti ini, tidak ada respect & rasa takut terhadap manager bahkan tidak berpikir jika itu semua dapat merusak klub yang dibelanya.
Pemain yang satu ini “Baloteli” memang unik, tetapi saya sangat yakin, bermain dimanapun dia akan selalu menimbulkan hal2 yang menarik baik positif/negatif.
menurut ane sih ya, si balo mending pulang ke kampung halamannya di italy, main sama tim2 lokal disana aja.
Apa beneran “End” kah?
Beberapa bulan lalu juga Mancio pernah bilang kalo ga bakal mau nurunin Tevez selama dia masih jadi Manager. Tapi kenyataannya…?
pemain yang hebat mempunyai karaakter tersendiri, di balik behebatannya biasanya mereka mencari sensesasi lain, seharusnya Mancini memahami hal itu dan mencari jalan keluar yang leih baik bukan menjadikan curhatan di ruang publik, seharusnya masalah yang seperti dialami Balotelli selesai di mija makan….
Mau tanya tentang EYD…kenapa penulis banyak sekali memisahkan (ada spasi) \nya\ dengan kata di depannya? Padahal pada bagian awal tulisan, \nya\ disambung (jadi satu/tanpa spasi) dengan kata di depannya.
hahahahahahahahahahahaha……sumpah gw ngakak sm judulnya….cocok sih soalnya team sama fansnya semua AC/DC, suka ngejilat ludah sendiri….wakkaakakakak salam 8 poin dan salam 20:3….kenang seumur hidup ya yg salam 6:1 nya, lumayan buat di kenang sampe 7 turunan…..
hahahahahahahahahahahaha……sumpah gw ngakak sm judulnya….cocok sih soalnya team sama fansnya semua AC/DC, suka ngejilat ludah sendiri….wakkaakakakak salam 8 poin dan salam 20:3….kenang seumur hidup ya yg salam 6:1 nya, lumayan buat di kenang sampe 7 turunan……..
Mancio dan Balotelli dua duanya sedang “GALAU”….
MU 4ever says: hahahahahahahahahahahahasumpah gw ngakak sm judulnya.cocok sih soalnya team sama fansnya semua AC/DC, suka ngejilat ludah sendiri.wakkaakakakak salam 8 poin dan salam 20:3.kenang seumur hidup ya yg salam 6:1 nya, lumayan buat di kenang sampe 7 turunan…..*bukannya point sama bro?…salam selisih gol*